6 Cara Mengelola Profit Bisnis Agar Terus Berkembang


Setiap orang yang membuka sebuah usaha pasti salah satu harapannya adalah mendapatkan keuntungan. Jika kita menjalankan usaha kita dengan baik pasti akan menghasilkan sebuah profit baik kecil ataupun besar. Karena tujuan usaha adalah bagaimana mendapatkan keuntungan finansial yang melimpah untuk mencukupi kebutuhan pribadi maupun untuk perusahaan. Namun jangan terlena dengan profit yang anda dapatkan, karena profit atau keuntungan yang kalian dapat juga bisa menjadi bumerang untuk kalian sendiri, apabila kalian tidak bisa mengelola nya dengan baik.

Sekecil apapun profit yang anda dapat apabila anda bisa memanage nya dengan baik itu akan mengembangkan usaha anda. Namun sebaliknya jika profit sebesar apapun jika tidak dikelola dengan tepat akan membuat kerugian pada usaha anda.

Beberapa Cara Mengelola Profit Bisnis Agar Terus Berkembang, berikut diantaranya:

1. Buat Keuangan Terpisah
Hal yang pertama kali harus dilakukan adalah membuka rekening atau penyimpanan uang berbeda antara uang pribadi anda dan keuntungan usaha anda. Karena mencampur keuangan menjadi satu akan membuat keuangan usaha kalian menjadi kacau, tidak jelas keuntungan dan uang pribadi anda, sehingga nya susah untuk mengelola uang keuntungan anda.

2. 10% Profit anda untuk Pengembangan Bisnis
Membagi profit untuk memenuhi segala yang di butuhkan dalam usaha anda salah satunya untuk mengembangkan bisnis Anda ke depan, yaitu dengan cara menyisihkan beberapa bagian dari keuntungan yang dialokasikan untuk mengembangkan bisnis adalah tindakan yang sangat bijak. Anda bisa mengambil 10-15% dari keuntungan bisnis yang Anda peroleh untuk dana khusus pengembangan usaha.
Dana yang telah anda sisihkan tadi dapat Anda gunakan untuk meningkatkan kemampuan bagian – bagian dalam bisnis Anda. Untuk pemanfaatannya seperti, Pengembangan Infrastruktur, Peningkatan Kualitas SDM, Peningkatan Sistem IT, Perluasan, Dengan Membuka Cabang Baru.

3. 20% Gunakan sebagai dana Investasi (cadangan)
Menginvestasikan beberapa persen dari keuntungan yang anda peroleh sangat bagus untuk kemajuan usaha anda. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi atau berjaga – jaga jika terjadi sesuatu yang tidak Anda inginkan dalam bisnis Anda. Karena seperti kita ketahui bersama bahwa dalam dunia bisnis tentu banyak resiko yang akan Anda hadapi ke depannya. Anda dapat menyisihkan sebanyak 20% dari laba bersih yang Anda terima untuk investasi dan sebagai dana cadangan. Investasi ini berguna untuk memenuhi kebutuhan operasional usaha dalam jangka waktu panjang atau menengah dan boleh diambil dalam keadaan yang memang sangat penting. Anda bisa menabungkannya dalam bentuk tabungan, emas, deposito, properti dan surat berharga lainnya.

4. 10% Untuk Keperluan Pribadi
Sisihkan 10% profit yang anda dapat untuk kebutuhan pribadi atau keluarga anda, bisa anda tabung atau anda nikmati sebagai hasil jerih payah dari kerja keras anda menjalankan usaha tersebut. Karena menikmati hasil keuntungan yang kita dapat akan menambah rasa juang kita dalam menjalankan usaha agar semakin maju lagi dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar lagi.

5. 10% Untuk keperluan Sosial
Hal yang tidak boleh kita lupa sebagai makhluk sosial dan yang memiliki penghasilan yang cukup adalah berbagi dengan sesama terutama yang tidak mampu. Jangan pernah takut berbagi untuk para kalian pengusaha sukses, karena percayalah dengan berbagi Tuhan akan memberikan rezeki atau keuntungan yang berlipat ganda untuk usaha kita. Sebanyak 10% disalurkan sebagai sumbangan, dana sosial, infaq,dll. Baca juga: Peluang bisnis usaha jamur tiram terbaru 2015

6. 50% Untuk memutar Modal
Profit usaha yang Anda dapatkan bisa Anda kelola sebagai pemutar modal agar lebih berkembang. Profit yang dihasilkan dapat Anda gunakan sebagai modal berputar, dana operasional usaha yang berhubungan dengan penjualan dan stok persediaan barang.

Demikianlah tadi beberapa Cara Mengelola Profit Bisnis Agar Terus Berkembang pada usaha yang Anda kelola. Jika Anda bisa membagi profit Anda seperti persenatasi diatas kemajuan usaha Anda mungkin akan terwujud. Satu hal yang Anda harus ingat, kelolalah profit usaha Anda dengan bijak agar dapat terus berkembang. Salam sukses selalu untuk Anda!!

Cara Menanam Jiwa Bisnis Sejak Remaja


Jiwa Bisnis Sejak Remaja ini saya rasa masih kurang sekali sekali di Indonesia. Para remaja masih terbiasa dengan ajaran-ajaran yang on the box (zona aman). SEPU-SEPU sekolah pulang, sekolah pulang. Memang pada usia remaja masih dianjurkan untuk sekolah, tapi alangkah baiknya disisipkan oleh kegiatan yang berbau bisnis. Hal ini bukan semata-mata remajanya yang salah, namun ada faktor dorongan juga dari orang tua, bahwa harus sekolah yang pinter, lulus, lalu kerja enak.


Cara Menanam Jiwa Bisnis Sejak Remaja, tidak harus untuk keluarga berlatar belakang seorang bisnis, siapa pun anda, apapun gelar anda, seperti apapun hidup anda, anda berhak menjadi seorang pengusaha. Anda berhak menjadi seorang pebisnis muda, Anda berhak menjadi Bos. Anda mau jadi pengusaha ? pengusaha itu tidak mudah loh, tapi nikmat. Kalau anda sudah siap jadi pengusaha jawab pertanyaan ini dalam diri anda sendiri.

Anda Siap Bangkrut ?

Jawabannya ada pada diri anda sendiri, Bangkrut, Gulung tikar itu tahap awal yang saya rasa harus anda rasakan. Tapi jika anda berhenti dan tidak mencoba lagi ,mencoba lagi ya sudah bisa dipastikan bisnis / usaha berhenti sampai disitu. Jiwa pengusaha itu, jika ia merasakan bangkrut, ia akan belajar lagi, meninjau ulang, dan mencoba lagi sampai benar-benar berhasil. 

Lalu bagaimana Cara Menanam Jiwa Bisnis Sejak Remaja, simak caranya di bawah ini :

Membuat Target
Target ada 2 menurut saya ,target pemasaran dan target pendapatan.

1. Target pemasaran adalah kepada siapa nanti anda akan menjual, dan untuk siapa produk anda ini.
2. Target pendapatan adalah Patokan minimum yang harus anda dapatkan dalam jangka waktu tertentu.

Membuat target ini bisa langsung anda lakukan, contohnya anda jajan sehari 10.000 perhari, lalu anda buat target dalam waktu sebulan anda harus memiliki tabungan sebesar 300.000. Waduh berarti kita gak jajan dong mas ? Tidak, kalau anda mau jajan anda mesti berjualan dulu.
Perhitungan 10.000 x 30 hari = 300.000 -  jajan 150.000 = 150.000 bersih tabungan anda dari duit jajan. Lalu dari mana mas  Rp.150.000 ? saya mesti nyolong ? Jangan !! anda mesti berbisnis. Caranya gimana mas ? Bisnis apa mas ? Bisnis apa saja yang penting halal, jangan fokus omset nya, tapi jalani prosesnya .

Lakukan yang bisa anda lakukan. Sekarang kita masuk ke action target, tabungan anda masih kurang 150.000, jadi seperti ini caranya. Anda lakukan bisnis, contoh anda jual pulsa, satu orang beli pulsa anda untung Rp.1000, lalu targetkan dalam sehari anda harus menjual kepada 5 orang, bahkan akan lebih baik jika lebih.

Bila anda konsisten saja perhitungan nya akan seperti ini :
1 orang untung : 1000
Target               : 5 orang perhari
Perhitungan      : 5 x 1000 x 30 hari = Rp.150.000
Dari perhitungan di atas apa sudah terbuka gambaran pengusaha dan bisnis itu seperti apa ? mudah kan mendapat 150.000/ bulan ? Lakukanlah, jangan banyak mikir resiko.

Belajar Melihat Peluang
Kalau anda sudah melakukan pada point no 1, berarti anda sudah melakukan point yang ke 2 ini. Biasakan anda melihat peluang, contoh di sekitar rumah kamu tidak ada warung, swalayan jauh dari tempat tinggal anda. Sementara penduduk disekitar rumah anda padat, itulah peluang, secepatnya anda buka toko kelontong, toko bahan pokok. Lalu apa target kita ? target kita tetangga kita sendiri.

Belajar Berjualan
Ilmu berjualan ini harus dimiliki oleh seorang pengusaha. Berjualan itu dapat menambah keberanian kita untuk berkomunikasi kepada orang lain. Lakukan dari hal yang kecil, seperti point no 1, berjualan pulsa, itu termasuk bisnis yang paling mudah dilakukan. Biasakan mengucap terimakasih setelah produk anda dibeli oleh costumer, ini dilakukan agar costumer merasa dihargai.

Belajar dari Kegagalan
Di Sekolah kita belajar tentang kegagalan, itu point penting yang bisa kita bawa ke dunia bisnis. Kegagalan bukanlah untuk diratapi, tapi untuk dipelajari lagi. Guru di dunia bisnis adalah kegagalan tersebut, karna kegagalan akan membuat kita belajar untuk melangkah lebih jauh lagi.

Menciptakan Kepercayaan Diri
Kepercayaan diri salah satu point penting juga dalam bisnis. Kepercayaan diri berkaitan erat dengan jiwa kepemimpinan. Belajarlah menciptakan kepercayaan diri sendiri. Caranya mudah, biasakan membalik kebiasaan. Biasanya anda membeli tanpa berfikir caranya mencari uang, sekarang lakukanlah berfikir mendapatkan uang untuk membeli sesuatu.

Lakukanlah point-point di atas insha Allah anda akan menemui kesuksesan didunia, demikianlah Cara Menanam Jiwa Bisnis Sejak Remaja. Semoga dapat menambah wawasan kita semua. Amin

Cara Mencari Modal Usaha


Di saat Anda harus memulai sebuah usaha, mungkin langkah Anda terganjal karena masalah modal, dari mana modal usaha kita dapatkan ? apakah jumlah modal kita nantinya cukup untuk menjalankan usaha. Memiliki modal merupakan kunci untuk membuka usaha, tanpa adanya modal yang cukup, bisnis kita tidak akan berjalan lancar.

Sebenarnya besar dan kecilnya modal tersebut tergantung pada jenis usaha yang akan kita bangun nantinya. Misalnya, jika kita akan membuka usaha toko pakaian, maka modal usaha yang harus kita siapkan harus lebih besar daripada modal dari usaha cucian motor. Sama halnya dengan modal untuk usaha penerbitan yang menggunakan digital, tentunya modal usaha tersebut akan jauh lebih besar jika dibanding modal usaha katering.


Mencari modal usaha sebenarnya cukup mudah, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan modal usaha. Pada postingan kali ini kami akan menjelaskan bagaimana Cara Mencari Modal Usaha yang tepat. Berikut penjelasnnya :

Meminjam dana di Bank dengan Jaminan
Bank adalah tempat para pencari modal untuk melakukan pinjaman. Di Bank juga terdapat program pinjaman yang sering kita kenal dengan nama KMG atau Kredit Multi Guna. Kredit ini menawarkan sejumlah dana pinjaman dengan syarat jaminan berupa aset properti dan kendaraan bermotor. Bunga yang mereka tawarkan juga bervariasi antara 9% hingga 12% dengan tenor pinjaman antara 5 tahun hingga 20 tahun, tergantung jumlah dana pinjaman yang Anda ambil.

Meminjam di Bank Tanpa Agunan
Bagi Anda yang ingin meminjam uang di Bank dengan menggunakan KTA atau Kredit Tanpa Agunan, tentu akan memiliki bunga yang lebih besar dari Kredit Multi Guna, yakni berkisar antara 10% hingga 23%. Meskipun begitu, Kredit Tanpa Agunan ini selalu menjadi pilihan masyarakat umum untuk mencari modal usaha karena tanpa memberikan jaminan apapun.

Memakai Tabungan
Beberapa orang mungkin ada yang tidak suka melakukan pinjaman di Bank. Hal ini sangat wajar mengingat bunga di Bank juga terlalu tinggi. Anda bisa menggunakan tabungan untuk di jadikan modal usaha yang akan Anda jalankan. Cara ini pastinya akan jauh lebih aman karena tidak beresiko berhutang kepada pihak Bank.

Menjual Aset
Cara Mencari Modal Usaha yang lain adalah dengan menjual aset-aset yang Anda miliki seperti emas, mobil, properti atau investasi yang lain. Selama konsep bisnis Anda tepat sasaran, tidak ada salahnya jika Anda menjual aset untuk keperluan modal usaha. Apabila bisnis Anda berhasil, pastinya Anda akan lebih mudah lagi untuk membeli aset-aset yang lain yang jauh lebih menguntungkan.

Mengadaikan Aset
Jika aset Anda tidak memungkinkan untuk di jual, Anda dapat melakukan gadai atas asset tersebut di institusi gadai. Cara yang seperti ini juga cukup efektif untuk mencari modal usaha karena Anda juga telah mendapatkan modal usaha tersebut sementara itu aset Anda juga tetap utuh sepenuhnya. Namun perlu diingat, Anda harus menebus aset yang telah digadaikan tersebut sebelum jangka waktu yang ditetapkan oleh institusi gadai. Jika tidak, pastinya aset Anda akan segera di sita, padahal harga gadai tidak sebanding dengan harga aset Anda kalau dijual.

Meminjam dari Teman atau Saudara
Anda juga dapat mencari modal usaha dengan meminjam uang kepada orang-orang terdekat Anda. Cobalah meminjam uang kepada saudara, teman atau bahkan mertua Anda sendiri. Mungkin pinjaman mereka tidak terlalu banyak, namun biasanya pinjaman tersebut bebas dari bunga.

Mengikuti Pelatihan
Cara mencari modal untuk bisnis yang lain adalah dengan mengkiti pelatihan dari lembaga pemberdayaan perekonomian daerah. Lembaga ini juga sering dikenal dengan nama workshop atau training. Biasanya setelah mengikuti workshop, lembaga tersebut akan memberikan informasi mengenai akses modal usaha. Lembaga pemberdayaan ekonomi ini menyelenggarakan training melalui lembaga yang lain seperti lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat atau KUR.

Joint Venture
Joint Venture adalah salah satu cara yang baik untuk memulai usaha bersama teman ataupun saudara dengan sistem patungan modal. Pada dasarnya joint venture ini akan menguntungkan Anda, sebab modal yang harus Anda keluarkan dibagi sama rata dengan partner bisnis Anda. Namun dalam hal ini, Anda harus membuat perjanjian tertulis mengenai pembagian hasil untuk menghindari konflik bisnis yang akan datang.

Demikianlah tadi beberapa informasi tentang bagaimana Cara Mencari Modal Usaha. Semoga dapat memberikan informasi dan menjadi referensi yang bermanfaat. Salam sukses selalu!